Pada awalnya ini dimulai dari ide kreatif mahasiswa di kost-kostan. Beberapa mahasiswa di sebuah Universitas di Malang Jawa Timur, merasa bahwa mereka membutuhkan akses internet untuk menunjung kelancaran belajar mereka. Tetapi biaya akses langganan internet tidak bisa dibilang murah. Apalagi untuk kantong mahasiswa.
Lantas mereka mengetahui bahwa cukup satu orang saja yang berlangganan internet, lalu dibagi ke beberapa komputer kawan-kawanya di kost-kostan tersebut dengan menggunakan jaringan kabel (LAN). Karena banyak yang tertarik lantas berkembang ke kost tetangga, dan meluas hingga satu RT bahkan RW.
Nah, karena itulah mungkin sekarang dikenal istilah RT/RW-Net.
Konsep yang hampir mirip dengan Warnet, hanya saja pelanggan tidak perlu berkumpul dalam satu tempat untuk bisa internetan. Mereka cukup di rumah (kost) masing-masing, tentu dengan komputer masing-masing, dapat mengakses internet secara lebih murah. Biaya internet dikumpulkan secara "patungan" untuk membayar biaya langganan internet ke ISP setiap bulannya.
Dengan begitu, tidak perlu setiap orang berlangganan internet sendiri ke ISP (Internet Service Provider). Asal ikhlas berbagi, koneksi internet tetap lancar.
Konsep RT/RW-Net inilah yang kami adopsi sekarang. Didukung dengan adanya teknologi Wireless Fidelity (WIFI) yang memanfaatkan frekwensi bebas 2,4GHz, kami menyebarkan internet agar dapat diakses oleh warga masyarakat sekitar. Yah.. semacam hotspot gitu..
Semoga hal ini bermanfaat dan dapat membantu masyarakat, khususnya yang tidak mungkin berlangganan internet karena tidak ada infrastruktur (jaringan kabel) yang mendukung hingga ke rumahnya.

0 komentar:
Posting Komentar